{"id":25676,"date":"2026-02-06T08:16:22","date_gmt":"2026-02-06T08:16:22","guid":{"rendered":"https:\/\/tvmatahari.com\/?p=25676"},"modified":"2026-02-06T08:16:22","modified_gmt":"2026-02-06T08:16:22","slug":"polri-prihatin-tragedi-ntt-wakapolri-perintahkan-jajaran-turun-langsung-kawal-program-apbn-2026-agar-bantuan-tepat-sasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/2026\/02\/06\/polri-prihatin-tragedi-ntt-wakapolri-perintahkan-jajaran-turun-langsung-kawal-program-apbn-2026-agar-bantuan-tepat-sasaran\/","title":{"rendered":"POLRI PRIHATIN TRAGEDI NTT \u2013 WAKAPOLRI PERINTAHKAN JAJARAN TURUN LANGSUNG KAWAL PROGRAM APBN 2026 AGAR BANTUAN TEPAT SASARAN"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-25678\" src=\"https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-300x200.jpg 300w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-768x512.jpg 768w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-696x464.jpg 696w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025-1068x712.jpg 1068w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0025.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/> <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-25679\" src=\"https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-300x200.jpg 300w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-768x512.jpg 768w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-696x464.jpg 696w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026-1068x712.jpg 1068w, https:\/\/tvmatahari.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260206-WA0026.jpg 1280w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>POLRI PRIHATIN TRAGEDI NTT \u2013 WAKAPOLRI PERINTAHKAN JAJARAN TURUN LANGSUNG KAWAL PROGRAM APBN 2026 AGAR BANTUAN TEPAT SASARAN<\/p>\n<p>Jakarta \u2013 Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga dan tidak mampu membeli alat tulis sekolah.<\/p>\n<p>Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di NTT dan menegaskan Polri tidak ingin peristiwa serupa terulang kembali.<\/p>\n<p>\u201cPeristiwa ini menjadi pengingat agar negara hadir lebih cepat dan lebih nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,\u201d ujar Wakapolri.<\/p>\n<p>Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi momentum untuk semakin mengoptimalkan berbagai program kesejahteraan yang telah disiapkan pemerintah agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.<\/p>\n<p>Wakapolri menegaskan bahwa Presiden Republik Indonesia telah menyiapkan skema APBN 2026 yang sangat komprehensif untuk mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui berbagai program bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.<\/p>\n<p>\u201cpemerintah punya program, siapkan anggaran, dan kita punya semangat gotong royong. Yang harus kita pastikan adalah implementasinya benar-benar menyentuh keluarga-keluarga yang membutuhkan,\u201d ujar Wakapolri.<\/p>\n<p>Ia menyampaikan optimisme bahwa dengan kerja bersama dan pengawalan yang kuat, target nasional menuju 0% kemiskinan ekstrem dapat diwujudkan.<\/p>\n<p>Wakapolri menjelaskan bahwa langkah Polri mengawal program kesejahteraan ini sejalan dengan masukan yang disampaikan oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, yang menilai Polri memiliki potensi besar untuk membantu menyukseskan kebijakan Presiden melalui jaringan kelembagaan yang menjangkau hingga tingkat desa.<\/p>\n<p>\u201cArah kebijakan Presiden yang tertuang dalam APBN 2026 sangat relevan untuk disosialisasikan melalui Polri, karena telah menyiapkan program yang sangat lengkap guna membantu masyarakat terhindar dari kemiskinan ekstrem. Tugas Polri adalah memastikan seluruh kebijakan tersebut benar-benar sampai kepada rakyat, tepat sasaran, dan berjalan efektif di lapangan,\u201d tegas Wakapolri.<\/p>\n<p>Masukan tersebut menjadi landasan penting bagi Polri untuk bergerak lebih proaktif dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Sebagai langkah nyata, Wakapolri memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSaya instruksikan kepada para Kapolres bersama pemerintah daerah agar lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u201cPolri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,\u201d tegas Wakapolri.<\/p>\n<p>Program-Program yang Akan Dikawal Polri<\/p>\n<p>Untuk memastikan masyarakat memahami haknya, Polri akan membantu menyosialisasikan dan mengawal berbagai program pemerintah, antara lain:<br \/>\n\u2022 Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 juta keluarga;<br \/>\n\u2022 Bantuan Sembako Rp200 ribu per bulan bagi 18,3 juta keluarga;<br \/>\n\u2022 Beasiswa PIP, KIP Kuliah, dan Beasiswa Sekolah Rakyat Berasrama;<br \/>\n\u2022 Bantuan Permakanan bagi lansia dan disabilitas;<br \/>\n\u2022 Bantuan Anak Yatim Piatu (YAPI);<br \/>\n\u2022 PBI Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi 96,8 juta masyarakat;<br \/>\n\u2022 Program Rumah Sejahtera Terpadu (RST);<br \/>\n\u2022 Subsidi listrik, LPG, BBM, pupuk, dan KUR;<br \/>\n\u2022 Sertifikat halal gratis bagi UMK;<br \/>\n\u2022 Uang saku magang bagi fresh graduate;<br \/>\n\u2022 Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 82,9 juta penerima manfaat;<br \/>\n\u2022 Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 130,3 juta masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cSemua program ini adalah wujud nyata kehadiran negara. Tugas Polri memastikan masyarakat mengetahui, mengakses, dan menerima haknya dengan mudah,\u201d jelas Wakapolri.<\/p>\n<p>Wakapolri menegaskan bahwa pengawalan program pemerintah harus nyata hingga ke lapangan.<\/p>\n<p>\u201cPendataan harus akurat, verifikasi harus nyata di lapangan, dan bantuan harus benar-benar diterima oleh yang berhak. Itulah ukuran keberhasilan kita,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BPS, serta kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan setiap rupiah APBN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.<\/p>\n<p>Menutup arahannya, Wakapolri menyampaikan pesan optimisme kepada seluruh jajaran Polri dan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKami yakin, dengan kerja keras, kepedulian, dan gotong royong, kemiskinan ekstrem bisa kita atasi bersama. Polri berkomitmen penuh mendukung kebijakan Presiden dan memastikan negara hadir untuk rakyatnya,\u201d pungkas Wakapolri.<\/p>\n<p>\u201cTragedi di NTT tidak boleh terulang. Dan Polri akan berada di garis depan untuk memastikan itu.\u201d<\/p>\n<p>(RTVM\/NS\/08)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POLRI PRIHATIN TRAGEDI NTT \u2013 WAKAPOLRI PERINTAHKAN JAJARAN TURUN LANGSUNG KAWAL PROGRAM APBN 2026 AGAR BANTUAN TEPAT SASARAN Jakarta \u2013 Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tragis yang terjadi di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, di mana seorang anak diduga mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi keluarga dan tidak mampu membeli alat tulis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":{"0":"post-25676","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita-umum"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25676"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25681,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25676\/revisions\/25681"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tvmatahari.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}